Empat Pegawai Lapas Positif Covid-19

oleh -45 views
Pegawai-Lapas-Kuningan
MASUK LAPAS: Coronavirus disease 2019 (Covid-19) sudah masuk ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan, diketahui setelah empat pegawainya dinyatakan positif rapid antigen. M Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN-Sebanyak empat pegawai di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan dinyatakan positif Covid-19 hasil rapid antigen.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan Gumelar Budi Rahayu membenarkan hal tersebut. Diungkapkan, empat pegawai tersebut kini tengah menjalani isolasi mandiri dengan status OTG atau orang tanpa gejala.

Baca Juga: Terapkan Zonasi Covid-19 Tingkat Kecamatan

“Bermula pada tanggal 1 Januari lalu, ada salah satu pegawai kami yang izin tidak masuk karena sakit. Sampai beberapa hari, ternyata yang bersangkutan belum masuk dan disusul beberapa pegawai lain ternyata juga tidak masuk karena sakit. Atas hal tersebut saya langsung instruksikan mereka yang sakit untuk menjalani rapid tes antigen, dan hasilnya ternyata empat di antaranya dinyatakan positif,” ungkap Gumelar kepada Radar, kemarin.

Gumelar melanjutkan, atas temuan tersebut pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kuningan. Kemudian langsung ditindaklanjuti dengan tracking terhadap pegawai lain dan tahanan pendamping (Tamping) yang merasa pernah kontak dengan mereka yang positif termasuk dirinya. Terhadap empat pegawai yang positif, pada hari Selasa kemarin sudah dilakukan tes swab di Puskesmas Cijoho dan saat ini masih menunggu hasil.

“Kebetulan saya juga ruangannya berdekatan dan beberapa kali sempat masuk ke ruang kerja beliau, sehingga saya termasuk yang ikut rapid tes antigen. Alhamdulillah hasil rapid antigen saya dan pegawai lain termasuk beberapa Tamping dinyatakan negatif,” ujarnya.

Namun untuk lebih meyakinkan, Gumelar mengatakan, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kuningan telah mengagendakan plaksanaan tes swab masal para pegawai dan warga binaan Lapas Kuningan pada hari Kamis (14/1) ini. Untuk antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan Lapas, lanjut Gumelar, pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan seperti melakukan pembatasan aktivitas pegawai dengan memberlakukan Work From Home (WFH) untuk yang di bagian staf, menutup ruang kerja pegawai yang positif hingga penyemprotan cairan disinfektan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.