Panggung Pejabat Eselon III

oleh -22 views

KUNINGAN-Pejabat Eselon II di lingkup Pemkab Kuningan yang purna tugas, terus bertambah. Dalam satu tahun terakhir ini saja lebih dari 10 pejabat Eselon II yang pensiun. Dan untuk tahun 2021 ini, sebanyak 5 kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menyelesaikan jabatannya. Yakni, Kepala Asisten Administrasi Setda H Raji Mkes, Staf Ahli Bupati H Amiruddin Ssos MSi disusul Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ir Bunbun Budiyasa, Kepala Bappenda Drs H Apang Suparman MSi serta Kepala Dinas Perhubungan Drs Jaka Chaerul.

Berakhirnya masa bakti pejabat Eselon II tersebut membuat pejabat di bawahnya yakni Eselon III, berpeluang naik kasta. Sama seperti pengisian Eselon II sebelumnya, kemungkinan besar Pemkab Kuningan akan kembali menggelar seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama. Beberapa pejabat Eselon III yang memenuhi syarat dan pernah ikut seleksi JPT sebelumnya, dipastikan akan kembali bersaing untuk bisa naik kelas. Misalnya saja mantan Kabag Umum Setda Guruh Iriawan Zulkarnaen SSTP MSi, yang sekarang menjabat Camat Kramatmulya dan mantan Kabag Kesra Setda Toni Kusumanto MSi. Toni sekarang menduduki kursi camat Jalaksan.

Baca Juga: H Tito Calon Kuat Kabag Barjas

Sumber Radar di gedung putih menerangkan, sebelum dilakukan open bidding atau seleksi JPT, kemungkinan Bupati H Acep Purnama akan melakukan rotasi lebih dulu di jajaran Eselon II. Kemudian jabatan yang kosong akan dilelang.

“Besar kemungkinan seperti itu (rotasi) lebih dulu, baru digelar open bidding. Paling tidak, jabatan yang akan dilelang bisa diisi oleh pejabat Eselon III yang mempunyai kemampuan di bidangnya. Ini sebenarnya peluang bagi pejabat Eselon III bertempur habis-habisan di open bidding. Ibaratnya, seleksi JPT ini adalah panggung bagi para pejabat Eselon III,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa ada kemungkinan salah seorang staf ahli bupati digeser dalam rotasi nanti. Karena itu, dua jabatan staf ahli bupati yang kosong akan masuk dalam daftar list lelang jabatan. Tiga lainnya adalah kepala Bappenda, kepala Dishub, kepala Dinas Perikanan dan Peternakan.

“Sekarang kan ada tiga staf ahli bupati. Bulan April mendatang, Pak Amiruddin pensiun. Itu berarti satu posisi staf ahli kosong. Kemudian satu Staf Ahli Bupati akan dirotasi. Nah, komposisi akhir adalah dua jabatan staf ahli yang kosong,” sebut dia, kemarin (19/1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *