Pohon Kenari Tumbang Tutup Akses Jalan Bayuning-Kadugede

oleh -12 views
Pohon-Tumbang-Kuningan
DIPOTONG: Petugas Damkar Kuningan memotong pohon kenari setinggi 20 meter dengnan cara digergaji, yang tumbang di ruas Jalan Lingkar Barat Desa Bayuning, Senin (18/1). Foto: M Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN-Sebuah pohon kenari setinggi 20 meter tumbang di ruas Jalan Lingkar Barat Desa Bayuning hingga menyebabkan arus lalu lintas sempat terhambat, Senin (18/1).

Berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi saat hujan turun cukup deras mengguyur wilayah Kuningan pada Senin sore sekitar pukul 16.30 WIB. Hujan deras yang disertai angin kencang membuat pohon kenari berdiameter 40 centimeter dan tinggi 20 meter tumbang melintang ke jalan dan menimpa kabel PLN. Akibatnya, arus lalu lintas penghubung Bayuning-Kadugede pun untuk beberapa waktu lumpuh total hingga akhirnya petugas dari Damkar mendatangi lokasi dan melakukan pembersihan.

Baca Juga: Damkar Kuningan Bersihkan Bambu yang Tumbang ke Jalan

Dengan menggunakan gergaji mesin, golok dan parang, petugas dari UPT Damkar Kuningan langsung melakukan pemotongan batang pohon yang menutup jalan tersebut. Dibantu anggota polisi dan TNI serta warga setempat, proses pembersihan material kayu kenari tersebut akhirnya selesai sekitar pukul 17.00 WIB dan seketika arus lalu lintas pun kembali lancar.

“Kejadiannya saat hujan deras disertai angin kencang, menyebabkan pohon kenari tersebut tumbang hingga tercabut akarnya. Beruntung saat kejadian tidak ada warga yang melintas sehingga tidak sampai ada korban jiwa maupun luka,” ungkap Kepala UPT Damkar Kuningan Khadafi Mufti kepada Radar.

Atas kejadian ini, Khadafi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati mengingat musim hujan masih berlangsung. “Musim hujan ini diprediksi masih terjadi hingga bulan Maret mendatang.  Data dari BMKG pun menyebutkan sejumlah potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi seperti hujan deras disertai angin kencang dan petir. Oleh karena itu tetap waspada, apabila terjadi hujan deras agar tidak berlindung di bawah pohon,” ujarnya. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *