Tak Punya Surat Rapid Test, Jangan Berwisata ke Kuningan

oleh -78 views
Rapid-Test-Kuningan
MONITORING: Petugas gabungan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuningan bersama Disporapar melakukan monitoring dan evaluasi hari pertama pembukaan kembali objek wisata Zam-zam Pool setelah sepekan tutup karena PPKM, Selasa (19/1). Foto: M Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN-Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai melonggarkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Sosial (PPKM) dengan membuka kembali objek wisata khusus wisatawan lokal, Selasa (18/1). Namun demikian, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh para wisatawan terutama yang berasal dari luar Kuningan yaitu harus menyertakan surat keterangan rapid test.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan Toto Toharudin saat melakukan sidak objek wisata Zam-zam Pool yang kembali buka setelah sepekan tutup, Selasa (19/1). Toto mengatakan, mulai hari Rabu tanggal 20 Januari ini mulai diterapkan wajib surat rapid test bagi wisatawan luar Kuningan.

Baca Juga: Objek Wisata Ditutup, Warga Ramai-ramai Serbu Tamkot

“Hari ini kami dari Disporapar melakukan monitoring dan evaluasi terkait protokol kesehatan di seluruh objek wisata setelah sepekan tutup karena kebijakan PPKM. Hari ini kita lakukan sosialisasi terkait kewajiban surat keterangan rapid test bagi wisatawan luar Kuningan, yang insya Allah baru kita berlakukan pada hari Rabu,” ungkap Toto kepada awak media.

Untuk kelancarannya nanti, kata Toto, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk membuka posko pelayanan rapid antibody di sejumlah objek wisata. Sedikitnya ada 10 tempat wisata yang ditetapkan sebagai sampel pelayanan rapid test untuk pengunjung secara gratis.

“Kami hanya menyediakan kuota 200 alat rapid test untuk pengunjung di 10 objek wisata yang ditunjuk. Jadi masing-masing objek wisata mendapat jatah 20 rapid test gratis untuk pengunjungnya,” ujar Toto.

Adapun 10 objek wisata yang akan disediakan posko rapid tes gratis, Toto menyebutkan, yaitu Cibulan, Zam-zam Pool, J&J, Al Ghifari, Woodland, Cicerem, Ipukan, Pondok Cai Pinus, Buper Palutungan dan Waduk Darma. Alasan dipilihnya 10 objek wisata tersebut, kata dia, karena pertimbangan potensi kunjungan wisatawan dari luar daerah paling besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.