Terapkan Zonasi Covid-19 Tingkat Kecamatan

oleh -36 views
Zonasi-Covid-di Kuningan
ZONASI KECAMATAN: Pemkab Kuningan berencana akan menerapkan aturan zonasi tingkat kecamatan kaitan dengan sebaran Covid-19. Foto: Agus Panther/Radar Kuningan

KUNINGAN–Pemerintah daerah berencana akan menerapkan aturan zonasi tingkat kecamatan kaitan dengan sebaran Covid-19. Zonasi ini akan memuat beberapa indikator untuk pemetaan baik zona aman, zona waspada hingga zona bahaya atau zona merah. Rencana tersebut dilontarkan langsung Bupati H Acep Purnama SH MH, usai melakukan rakor implementasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) penanganan Covid-19.

Oleh sebab itu, Pemkab Kuningan akan memberlakukan sistem zonasi di wilayah tertentu yang memiliki peningkatan penyebaran Corona. “Nanti kami akan menerapkan zonasi untuk ditetapkan sebagai zona aman, zona waspada dan zona bahaya. Serta ada beberapa kecamatan yang berstatus zona merah, sehingga akan mendapatkan penanganan yang berbeda,” ungkap Bupati Acep, kemarin (12/1).

Baca Juga: Acep Panen Perdana Padi Benih Inpari 33

Lebih lanjut dikatakan bupati, pemerintah daerah terus mengimbau agar masyarakat menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kemudian juga mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Seperti terus memakai masker, sering mencuci tangan, dan menghindari lokasi kerumuman.

“Hindari tempat serta undangan-undangan yang menimbulkan keramaian di ruang publik, hindari kontak fisik, serta tidak panik berlebihan namun tetap tingkatkan kewaspadaan,” tandasnya.

Bupati kembali mengingatkan, apabila ada masyarakat yang mengalami gejala mirip Covid-19 maka segera lapor ke unit kesehatan baik puskesmas maupun rumah sakit. Sementara untuk pengawasan mengenai isolasi mandiri bagi masyarakat yang positif Covid-19, akan diperketat oleh puskesmas dengan berkoordinasi bersama Satgas Covid-19.

“Kegiatan di tempat-tempat ibadah kita izinkan dengan kapasitas 50 persen dengan menjaga protokol kesehatan. Kegiatan belajar sekolah kembali dilaksanakan secara daring, untuk Disdikbud arahkan aparatur di tingkat kecamatan untuk memonitor KBM apakah terlaksana dengan baik atau tidak,” pintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.